Pengobatan Tradisional

Pentingnya Memutihkan Gigi

Gigi merupakan salah satu bagian tubuh yang memiliki fungsi yang cukup penting. Gigi berperan dalam proses pencernaan, terutama bertugas untuk menghancurkan makanan sehingga dapat dicerna secara lebih mudah oleh lambung dan usus. Seperti bagian tubuh lainnya, gigi juga dapat terkena berbagai masalah yang bisa mengurangi fungsinya. Selain itu, permukaan gigi juga dapat mengalami perubahan warna yang dapat berpengaruh pada penampilan Anda. Gigi yang berwarna kuning atau kecoklatan akan membuat penampilan Anda terlihat tidak menarik. Oleh karena itu, ada baiknya Anda mengetahui cara memutihkan gigi serta menjaga kondisi gigi Anda agar tetap terlihat bersih dan sehat. Dengan menjaga kondisi gigi Anda, penampilan Anda akan terlihat lebih menarik dan gigi Anda akan tetap sehat.

Memutihkan Gigi

Perubahan warna pada permukaan gigi dapat terjadi pada siapa saja mulai dari anak-anak hingga orang tua. Ada banyak hal yang bisa menjadi faktor perubahan warna pada permukaan gigi. Mengetahui faktor yang menyebabkan gigi Anda berwarna kuning akan memudahkan Anda dalam memutihkan gigi serta mempertahankan warna putih pada permukaan gigi. Warna kuning pada permukaan gigi dapat terjadi akibat faktor bawaan sejak lahir. Beberapa orang dilahirkan dengan permukaan gigi yang memang sudah berwarna agak kekuningan. Warna kuning pada permukaan gigi juga disebabkan karena penumpukan plak yang terjadi pada permukaan gigi. Beberapa kebiasaan buruk juga berpengaruh dalam mengubah warna permukaan gigi. Kebiasaan merokok serta minum teh atau kopi akan membuat permukaan gigi menjadi berwarna kekuningan atau bahkan kecoklatan.

Cara Memutihkan Gigi

Cara paling mudah untuk memutihkan gigi adalah dengan menggosok gigi secara teratur menggunakan pasta gigi yang mengandung bahan pemutih gigi. Selain menggosok gigi secara teratur, mengurangi atau bahkan berhenti merokok juga akan membantu Anda dalam mengembalikan warna permukaan gigi menjadi putih alami. Anda juga bisa menggunakan berbagai bahan alami untuk membuat permukaan gigi Anda menjadi lebih putih. Kulit lemon merupakan salah satu bahan alami yang bisa Anda gunakan untuk mengubah warna permukaan gigi Anda menjadi lebih putih. Selain kulit lemon, Anda juga bisa menggunakan campuran garam dan minyak sawi untuk membuat gigi Anda terlihat lebih putih. Mengkonsumsi buah dan sayuran berserat juga merupakan cara efektif untuk membuat permukaan gigi Anda terlihat lebih putih dan bersih.

Penyebab Tumit Pecah-Pecah

Kulit merupakan bagian tubuh terluar yang memiliki fungsi melindungi permukaan tubuh. Karakter kulit berbeda-beda tergantung dari pada area tubuh mana kulit tersebut berada. Di lain pihak, kulit juga dapat mengalami berbagai masalah yang bisa mengurangi fungsi serta keindahan kulit. Masalah kulit cukup beragam mulai dari jerawat, flek hitam, bahkan hingga kulit kering. Salah satu bagian tubuh yang memiliki resiko mengalami masalah kulit adalah tumit. Jenis masalah kulit yang biasanya timbul di area tumit adalah tumit pecah-pecah yang biasanya juga disertai dengan rasa gatal dan kaku yang muncul pada permukaan kulit. Untuk mengetahui cara mengatasi masalah kulit yang satu ini, ada baiknya Anda mengetahui penyebabnya terlebih dahulu.

Tumit Pecah-Pecah

Ada berbagai hal yang bisa dianggap sebagai penyebab terjadinya tumit pecah-pecah serta masalah kulit lainnya pada area tumit dan telapak kaki. Salah satu penyebab utama gangguan kulit ini adalah kebiasaan berdiri terlalu lama tanpa mengenakan alas kaki pada permukaan lantai yang keras dan kasar. Interaksi langsung antara permukaan kulit dengan permukaan kasar akan meningkatkan resiko kulit kering serta pecah-pecah pada tumit serta telapak kaki. Selain itu, cara berjalan seseorang juga dianggap dapat menjadi pemicu terjadinya masalah kulit yang satu ini. Faktor lain yang bisa menyebabkan kulit pada area tumit menjadi kering dan pecah-pecah adalah kelebihan berat badan. Kelebihan berat badan akan menyebabkan tekanan pada tumit menjadi semakin besar. Selain itu, kondisi medis tertentu seperti diabetes juga dianggap dapat memicu kulit kering serta pecah-pecah pada tumit.

Cara Mengatasi Tumit Pecah-Pecah

Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi tumit pecah-pecah serta masalah kulit pada telapak kaki lainnya. Salah satu cara mengatasi kulit yang pecah-pecah pada area tumit adalah dengan menggunakan ramuan herbal. Salah satu ramuan herbal yang cukup efektif untuk mengatasi kulit pecah-pecah pada area tumit adalah ramuan getah batang kamboja. Mengoleskan getah batang kamboja pada bagian kulit yang pecah-pecah secara rutin akan mengembalikan kulit pada kondisi normal. Selain getah batang kamboja, ramuan herbal lain yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi masalah ini adalah ramuan daun rosela. Anda juga bisa mengoleskan pisang yang telah dihaluskan pada area kulit yang pecah-pecah untuk mengatasi masalah kulit yang satu ini.

Salah satu sistem penting dalam tubuh Anda adalah sistem pernapasan. Sistem pernapasan terdiri dari beberapa organ yang bekerja secara berhubungan. Salah satu organ penting dalam sistem pernapasan adalah hidung. Dalam hidung, terdapat sebuah rongga yang disebut rongga sinus yang memegang peranan penting dalam proses pernapasan. Penyakit yang biasa menyerang rongga ini dikenal dengan nama sinusitis. Secara umum, sinusitis adalah suatu penyakit yang menyebabkan terjadinya peradangan dalam rongga hidung. Penyakit sinusitis merupakan salah satu masalah pernapasan yang cukup umum ditemui saat ini. Penderita sinusitis biasanya akan mengalami kerepotan karena hidung yang terus menerus mengeluarkan cairan.

Sinus

Penyebab dan Gejala Radang Sinus

Secara umum, ada beberapa penyebab terjadinya radang pada rongga sinus atau sinusitis. Salah satu penyebab terjadinya sinusitis adalah alergi. Orang yang memiliki alergi biasanya akan lebih mudah terkena sinusitis. Selain alergi, infeksi virus juga merupakan penyebab umum terjadinya sinusitis. Kondisi tubuh yang kurang fit juga dianggap sebagai salah satu penyebab utama terjadinya sinusitis. Penyebab sinusitis lainnya antara lain berupa kesalahan cara membuang ingus, kuman yang menyerang rongga hidung, serta radang yang terjadi pada organ-organ yang berhubungan dengan rongga hidung seperti radang amandel dan radang tenggorokan. Adapun gejala sinusitis antara lain berupa sakit kepala, demam, serta nyeri pada area wajah. Gejala lain dari sinusitis dapat berupa perubahan warna ingus, wajah pucat, rasa nyeri pada saat menelan, hidung tersumbat, serta batuk.

Pengobatan Herbal untuk Radang Sinus

Penanganan untuk radang sinus yang terbaik adalah dengan memeriksakan diri Anda ke dokter. Meski demikian, saat ini Anda juga bisa menggunakan berbagai ramuan herbal yang bisa meringankan gejala sinusitis. Salah satu tumbuhan obat yang bisa Anda gunakan untuk meringankan gejala sinusitis adalah sambiloto. Tanaman sambiloto dikenal akan khasiatnya sebagai bahan anti infeksi, anti radang, serta dapat meredakan rasa nyeri. Selain sambiloto, jenis tanaman lain yang bisa digunakan untuk mengatasi sinusitis adalah tanaman lidah buaya. Sama halnya dengan sambiloto, lidah buaya juga memiliki sifat meredakan nyeri dan dapat berfungsi sebagai bahan anti radang. Jahe dan bawang putih juga merupakan bahan herbal yang bisa digunakan untuk meredakan sinusitis. Tanaman lain yang bisa digunakan untuk meredakan sinusitis antara lain adalah sambung nyawa, kunyit, dan sereh.

Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kondisi kesehatan Anda mulai dari memilih makanan yang sehat hingga berolahraga secara teratur. Di lain pihak, ada banyak penyakit serta gangguan kesehatan yang bisa menyebabkan kondisi kesehatan Anda menjadi menurun. Salah satu gangguan kesehatan yang cukup umum ditemui saat ini adalah varises yang merupakan gangguan pada pembuluh darah vena. Pada kondisi ini, pembuluh darah vena akan mengalami pembesaran atau pelebaran yang dapat menimbulkan rasa sakit pada area di mana pembesaran tersebut terjadi. Secara umum, gangguan pada pembuluh darah vena ini biasanya terjadi pada area kaki. Selain munculnya rasa sakit, kaki yang mengalami gangguan berupa pelebaran pembuluh darah vena akan menunjukkan adanya penonjolan otot pada bagian bawah permukaan kulit.

Varises

Gejala dan Penyebab Varises

Salah satu hal penting yang perlu Anda ketahui mengenai varises adalah penyebabnya. Pembesaran pembuluh darah vena yang terjadi pada kondisi ini merupakan pengaruh dari adanya peningkatan tekanan vena yang merupakan efek dari sindrom insufiensi vena. Adapun penyebab terjadinya kondisi ini adalah karena menurunnya elastisitas dinding pembuluh vena yang menyebabkan pembuluh darah vena menjadi lemah dan menurunnya kemampuan pembuluh darah vena untuk mengalirkan darah menuju jantung. Kondisi ini juga menyebabkan terganggunya sirkulasi darah pada area kaki. Adapun gejala dari melebarnya pembuluh darah vena pada kaki antara lain berupa munculnya tonjolan otot pada kaki, kaki menjadi terasa berat, munculnya rasa nyeri dan gatal pada kaki, kram, serta kesemutan.

Ramuan untuk Mengatasi Varises

Secara umum, ada dua jenis ramuan alami yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi varises yaitu ramuan untuk memijat serta ramuan untuk mengompres. Pemijatan pada area kaki yang mengalami pelebaran pembuluh darah vena terbukti dapat mengurangi gejala dari kondisi ini. Pada saat melakukan pemijatan, Anda bisa menggunakan ramuan yang terbuat dari campuran bawang putih, jeruk nipis, dan minyak zaitun. Pemijatan dilakukan selama 15 menit dengan arah pijatan melingkar hingga gejala pelebaran pembuluh darah vena menjadi berkurang. Sementara itu, untuk memaksimalkan pengobatan pada area yang mengalami pelebaran pembuluh darah vena, Anda bisa mengompres area tersebut dengan menggunakan ramuan yang merupakan campuran dari garam, sari jeruk lemon, dan air.

Penyebab Anemia Yang Perlu Diketahui

Anemia merupakan suatu kondisi saat jumlah sel darah merah atau hemoglobin dibawah normal. Sel darah ini yang bertugas sebagai media yang membawa oksigen dari paru-paru dan menghantarkannya ke seluruh tubuh. Seseorang yang mengalami anemia mudah mengalami penurunan kondisi secara fisik seperti cepat lelah, kurang bergairah, konsentrasi menjadi lemah, selera makan menurun, sering mengalami kepala pusing, sesak napas, mudah kesemutan, detak jantung berdebar atau jantung dengan cepat memompa darah dan gejala lain yang mudah sekali terlihat secara fisik. Timbulnya anemia dapat disebabkan pola makan yang salah, makan tidak teratur dan tidak menyeimbangkan kecukupan sumber gizi yang dibutuhkan tubuh, terutama kurangnya makanan yang mengandung zat besi. Zat besi mudah diperoleh dari macam-macam sayuran hijau, buah dan nasi sekitar 1 persen yang mudah diserap oleh tubuh, dari ikan 14 persen. Zat besi merupakan senyawa penting penyusun hemoglobin. Tubuh membutuhkan sekitar 1-3,2 mg perhari.

Pengobatan Anemia

Anemia dapat juga terjadi pada orang yang mengeluarkan banyak darah atau perusakan sel darah merah yang lebih cepat dibandingkan dengan keadaan normal. Kekeurangan darah dapat diatasi dengan transfusi darah. Anemia dapat disebabkan karena tubuh kekurangan ion besi atau vitamin B12. Anemia seperti ini disebut anemia pernisiosa. Selain itu, anemia ada yang  bersifat mematikan yaitu anemia sel sabit (sickle cell anemia) dan thalasemia. Thalasemia merupakan penyakit yang terjadi dimana sel darah merah berbentuk lonjong, berukuran kecil dan lebih banyak jumlahnya bila dibandingkan dengan darah orang normal. Sel darah merah tersebut memiliki daya ikat terhadap oksigen yang rendah, sehingga penderita Thalasemia dapat kekurangan oksigen

Pengobatan Anemia secara Cepat Dan Alami

Pengobatan anemia bisa dengan cara memakan makanan yang mengandung zat besi. Zat yang mengandung zat besi dapat berupa sayuran seperti buncis, bayam, kangkung dan kacang-kacangan. Mengkonsumsi makanan makanan yang mengandung zat besi dapat mengatasi anemia. Cara cepat mengobati anemia adalah dengan mengkonsumsi daging terutama daging merah misalnya daging sapi. Hal ini karena zat besi yang ada pada daging lebih mudah diserap oleh tubuh daripada zat besi yang berasal dari sayuran.