Nyeri Perut Haid Normalkah?

Wanita dan rasa sakitnya memang tidak sedikit. Salah satu rasa sakit yang paling mengganggu adalah nyeri perut haid. Nyerinya itu bisa menyerang secara ringan maupun berat. Bagi yang ringan, mungkin fisiknya bagus jadi nyerinya tidak akan terlalu terasa hanya perasaan nyeri seperti sakit perut sembelit dan seperti ingin buang air besar tapi tidak. Wanita sering menyebut rasa nyerinya ini sebagai ‘kontraksi palsu’ karena wanita yang akan melahirkan pun biasanya memiliki gejala sama. Sedangkan bagi mereka yang berat, mereka akan sangat lemah dan bisa sampai pingsan. Selain karena tubuhnya yang kurang bergerak, factor genetik pun bisa saja menjadi penyebabnya.

Nyeri Perut Haid

Sebetulnya nyeri perut haid ini wajar karena itu merupakan tanda bekerjanya hormone. Namun, tidak wajar bagi mereka yang bisa sampai mengalami sakit yang berat hingga pingsan tersebut. Agar ini tidak terjadi, maka wanita pun disarankan jika waktu haidnya akan segera datang berusaha mengontrol makanannya. Nafsu makan wanita yang akan haid selalu dua kali lipat lebih besar dari biasanya, terutama untuk makanan pedas. Para ahli kesehatan mengatakan itu hal biasa, pengaruh hormone. Jika bisa, sebaiknya makan ini tidak menurutkan naluri untuk memilih yang pedas. Lebih baik dialihkan ke buah-buahan atau sayuran agar begitu waktu haidnya datang, perut tidak nyeri. Olahraga juga diperlukan dan harus rutin. Namun, bagi mereka yang malas sebaiknya menjelang waktu haidnya perbanyak olahraga. Olahraga akan membantu melancarkan darah keluar jadi tidak akan nyeri atau pingsan lagi. Banyak wanita yang haidnya tidak lancar termasuk waktunya yang loncat-loncat tanggal, salah satu penyebabnya karena jarang berolahraga.

Atasi Nyeri Perut Haid dengan Daun Pepaya

Begitu masa haidnya datang, mengurangi nyeri perut haid wanita bisa memanfaatkan khasiat daun papaya. Bagi wanita, selama ini daun papaya dikenala hanya sebagai lalapan. Buahnya dimakan sebagai buah yang mampu menghaluskan kulit dan melancarkan pencernaan. Sedangkan getahnya bisa untuk tumit yang pecah pecah. Saat ini, ternyata daun papaya yang hanya lalapan itu bisa wanita ramu setiap bulannya dengan garam, asam jawa, serta air. Cukup direbus semua bahannya, kemudian minum airnya saat masih hangat.